You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Gabungan Evakuasi Pohon Tumbang di Duren Sawit
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pohon Tumbang di Duren Sawit Telah Dievakuasi

Pohon tumbang di Jl Selat Bali, RW 17 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berhasil dievakuasi petugas gabungan.

Pohon mangga yang tumbang kini telah berhasil dievakuasi oleh 30 petugas gabungan,

Pohon berdiameter 30 sentimeter itu dievakuasi petugas dari unsur Satpol PP, Satgas Lingkungan Hidup, kelurahan, kecamatan serta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Petugas Evakuasi Pohon Tumbang di Bambu Apus

Lurah Duren Sawit, Irwan Ilyas mengatakan, pohon tumbang  terjadi saat hujan deras disertai angin kencang kemarin malam. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun sebagian batang pphon menimpa kabel listrik dan menutupi badan jalan.

"Pohon mangga yang tumbang kini telah berhasil dievakuasi oleh 30 petugas gabungan," ujar Irwan, Rabu (6/11).

Sementara, Kasi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Duren Sawit, Didi Sugandi menambahkan, untuk keamanan dan keselamatan dalam bekerja, saat akan melakukan evakuasi pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PLN.

"Selanjutnya, seluruh batang pohon dipotong-potong menjadi beberapa bagian menggunakan dua gergaji mesin. Selanjutnya bangkai pohon langsung dibuang ke TPS terdekat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5685 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3659 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1902 personAnita Karyati